Seiring dengan perkembangan teknologi dan kemajuan zaman, peran dan fungsi radio masa telah berubah, selain lebih bersifat komersil peminat/pendengar radio pun berkembang. Perkembangan program yang disajikan tiap-tiap stasiun radio pun semakin beragam. Walaupun keadaan ini diakibatkan oleh salah satu faktor kehadiran radio swasta, akan tetapi radio pemerintah pun tak mau ketinggalan pangsa pasar. Dahulu  Radio sempat mengalami Masa Golden Age pada Masa Perang Dunia. Fungsi Radio pada masa perang ini lebih kepada informatif dan propaganda.

Radio merupakan salah satu media komunikasi massa. Audiensnya mencakup orang-orang dari berbagai jenis pekerjaan, usia, budaya, tempat, dan kondisi sosial ekonomi yang berbeda. Perhatian mereka terfokus pada hal yang sama yaitu berita atau acara yang disajikan. Karena itu ia bersifat publik dan heterogen. Isinya terbuka bagi semua orang.

Sama seperti media komunikasi massa lainnya, radio memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai alat penerangan, pendidikan, mempengaruhi massa, dan hiburan. Berkaitan dengan fungsi hiburan, radio tampil memenuhi kebutuhan afektif - estetis seperti emosi dan pengalaman estetis massa. Kepenatan dan kelelahan pun bisa hilang dengan mendengar acara-acara hiburan yang disiarkan oleh suatu stasiun radio. Hal tersebut lebih menekankan Fungsi Radio Masa kini.

Selain itu Program Musik menjadi salah satu pemancing Khalayak.Musik telah menjadi salah satu unsur yang penting  didalam tubuh sebuah stasiun radio dan hal ini tidak hanya dimiliki radio swasta melainkan radio pemerintah pun  melakukan hal yang sama. Yang membedakan keduanya hanyalah adalah komposisi musik yang digunakan dan biasanya radio pemerintah lebih sedikit komposisi musiknya. Masyarakat dapat mengetahui info-info mengenai dunia musik serta para pelakon di dunia musik pun memanfaatkan radio sebagai informasi pangsa pasar mereka. Hal tersebut dapat dilihat dari chart-chart  musik (tangga lagu) di dalam sebuah Stasiun Radio. Musik yang di hadirkan pun beragam, hampir seluruh jenis musik ada di setiap program acara di suatu stasiun radio. Hal tersebut berlaku hampir sebagian besar stasiun radio di dunia. Berbeda dengan stasiun radio pemerintah, radio swasta lebih digemari khalayak. Pada umumnya mereka yang masih Remaja.

Selain bersifat komersil melalui iklan-iklan  audio (suara) radio  menyajikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Tetapi dibalik perkembangan fungsi radio sebagai lapangan pekerjaan, efek negatif pun muncul salah satunya adalah  maraknya program Radio yang menyuguhkan anekdot-anekdot yang bernuansa pornografi dalam Program acara di Radio dan  tampaknya melucuti seksualitas manusia. Program acara tersebut biasanya di suguhkan pada malam hari dan diiringi dengan candaan-candaan yang mengandung unsur Pornografi. Hal tersebut sangat berdampak pada Anak-anak dan remaja adalah pihak yang paling rawan terhadap akibat negatif dari cerita-cerita porno dalam acara tersebut. Daya selektif mereka lemah. Cerita-cerita tersebut dapat merangsang imajinasi seksual mereka. Hal itu pun akan berujung pada praktik seksual yang tidak bertanggung jawab dalam masyarakat. Terlepas dari Peran dan Fungsi Radio sebagai Media Massa, Masyarakat hendaknya lebih selektif dan peduli dengan hal-hal Negatif yang  di timbulkan .  fungsi-fungsi Radio sebagai Informatif, Educatif  tidak boleh serta merta di lupakan atau  di hilangkan didalam program Acara pada Stasiun Radio, tidak hanya bersifat Entertine atau Menghibur.

DAFTAR PUSTAKA :

S. M. Siahan. 1991. Komunikasi: Pemahaman dan Penerapannya. Jakarta: PT BPK Gunung  Mulia. 24.
2 Responses

  1. Miliana Says:

    keren keren sekali info di blog ini

    kuota kemendikbud


Posting Komentar